Jumat, 13 Maret 2015
Jumat, 06 Maret 2015
Pengaduan Hati
Posted on 06.07 by Jejak.pine
Pengaduan Hati
Cinta
telah menghancurkan kesunyian
lelaki ini (batin) dan
luka pengasingannya. Sekali lagi dia berhubungan dengan jiwa yang
saling berpelukan
memandang derajat dan rupa, kepada jiwa itu
yang menarik diriku dengan cintayang menceraikannya melalui kehampaan kelupaan.
Kamu,...
Mencintaimu
adalah kecerdasanku, cukup hanya satu menit ku kenal sosokmu. Namun kau terlalu
bodoh dengan kepekaanmu, kau acuh tak acuh sayang. Hah? Sayang. Belum pantas
aku memanggil itu sepertinya.
Masih
teringat malam kemarin aku membawamu ke tempat yang menyanyi kan batin di depan
dewi malam. Rasa yang sangat indah.
Cukuuup
.
Allah
Hinanya
aku , sangat hina yang terlalu mencintai manusia . merasa se olah-olah akulah
pemiliknya.
Aku
sungguh bodoh, aku bagai srigala yang ingin merebut seekor kelinci tua dari kawanan anjing. Padahal domba
gemuk telah bersembunyi di balik daun itu, hanya beberapa langkah lagi.
Tapi
cobaan ini terlalu berat, aku cemburu, cemburu
kepada orang lain yang tidak pernah memikirkan hal ini.
Di
saat orang lain tidak menghiraukan hal
itu, aku masih berontak berlebihan kepada manusia.
Allah
Ampuni
aku..
Yang
tak paham akan datang kenikmatan,kesenangan dan
ke sunahan.
Langkah
ini telah bergerak meninggalkan masa suram., Ini adalah suatu proses keharusan hidup kembali pada kenyataan
hidup berusaha dan doa.
Dengan
sebuah cara yang tak terbantahkan
Dengan
metode yang tak akan pernah menemu jalan
buntu
Dengan
segenap hati aku menerima hal ini.
Aku
iklhlas.
Minggu, 28 Desember 2014
Meninggalkan Luka Dan Airmata yang Tanpa Koma (10 tahun tsunami)
Posted on 06.58 by Jejak.pine
Meninggalkan
Luka Dan Airmata
yang Tanpa Koma
(10 tahun
tsunami)
Mak,
Pohon-pohon telah tumbuh kembali
seperti tempo dulu. Hidup kembali ada diantara desa yang diselimuti
kesengsaraan pada sepuluh tahun yang lalu.
Desa yang tersembunyi dibalik tirai hijau dan terpal yang
lebat. Ini desa kita mak. Desa lumpur, puing, kesengsaraan batin hati anakmu.
Penyesalan yang belum sepenuhnya memberi keikhlasan,
sebenarnya andai aku tahu itu hari terakhir pertemuaan kita antara darah daging
yang utuh. Tak pernah tak akan aku lepaskan pelukkan dan kehangatan itu mak.
Aku ingin ikut denganmu , aku ingin bersamamu.
Saat
pertemuan dua puluh enam desember jeritan hati dan airmata ini keluar.suara
aneh dan mengerikan masih bersemedi di ubun-ubun koklea tubuhku. Aku takut itu
benar-benar mengerikan . pedih.
Mak,Ayah
Bergetar tangan ini begitu dalamnya hati rindu atas
pelukan.
Saat tulisan atas ku ukir roda hidup begitu cepat.
Lesung pipi itu baru lusa ku lihat.
Mak...
Mak...
Mak..
Ayah ...
Panggilan yang mekokohkan pondasi jiwa ini juga rasa baru
tadi ku panggil.
Basah masih tenakan-tenakan (omelan) mak yang belum kering seutuhnya yang masih
hangat disini. Repetan tentang kotornya baju yang kupakai, main yang tidak
mengingat waktu, pulang magrib dan ocehan-ocehan ke khasanmu mak.
Ayah? Kau juga tidak lupa memarahiku saat tangan mungil
ini memukul adik. Juga pukulanmu masih sangat terasa saat aku tidak mau mengaji
dan shalat . aku tahu itu hal yang terbaik untukku.
Ternyata sekarang sangat ku sadari repetan kalian itu
adalah nyanyiaan yang indah yang begitu aku rindukan.
Tapi mak
saat kau telah tiada begitu lama begitu berat saat aku mewayangi cerita hidup.
Aku ingin menceritakan ini pada kalian saat aku berperan dalam dua sisi antara
benar dan salah, antara hak dan batil, antara ini dan itu, antara ada dan tiada
dan antara hina dan puji.
Sesak hati saat indra penglihatan berkaca pada kacamata
cembung yang tergores. Melihat orang-orang yang masih ada orangtua bertemu akan
kebahagiaan mereka.
Apapun keinginan mereka pasti akan dan sangat mungkin
terpenuhi. Hati ini menjerit dimana apakah aku bisa seperti itu? Menginginkan
sesuatu dengan cepatnya akan terkabul. Ingat, aku masih sepuluh tahun mak.
Pedih,
nyilu aku menceritakan padamu
Aku masih percaya selembar daun yang jatuh dari pohonnya
terjatuh ke sungai dan dibawa arusnya kemudian terdampar kehulu dan akhirnya
membusuk di samping batu kerikir. Semua adalah kehendak Allah.
Aku benar-benar percaya rahasia Allah iti indah, di balik
musibah pasti ada hikmahnya.
Mak,
Hanya Allah yang tahu bagaimana jalan hidup ini dengan
kaki yang sudah tak benar-benar sempurna lagi.
Mak,ayah, dan saudara-saudaraku aku akan selalu mendoakan
kalian supaya Allah menempatkan kalian pada tempat yang indah di sisi-Nya.
Amin.
Diluar
jendela retak itu. Sepasang langkah ini memilih tak bersuara ingin meninggalkan
luka dan airmata yang tanpa koma.
Masalalu adalah pengalaman dan pelajaran, melihat kedepan
dan tidak melihat dua cermin cembung yang menoleh ke belakang arti kesedihan.
Sepuluh langkah ke belakang demi seratus langkah ke
depan.
Allah
Tuhanku
Izinkan aku bermimpi mereka,ingin sekali mengingat
sedikit kenangan akan indahnya bersama keluargaku dulu sebelum air amis nan
hitam pekat itu meratakan semuannya.
Dan kenangan hanyalah mimpi untukku.
Jelas
Mak aku kangen engkau.
Senin, 07 Juli 2014
RINDU
Posted on 09.51 by Jejak.pine

1 oct.
Apa yang bisa kulakukan?
Hanya,
kularikan rasa rinduku kedalam tulisan. Disana aku bisa berteriak sekeras mungkin tanpa membuat tuli telingamu.
Apa kautahu rasanya bertemu dengan orang yang kaucintai,setiap hari.
Namun,
kau harus bertingkah seakan tak ada rasa
seakan kau sudah lupa
seakan itu fana
seakan semua tak pernah ada (terjadi)?
Kualami rasa sakit itu tiap hari.
Meskipun rasanya ini bodoh,
entah mengapa
aku tak ingin melupakanmu.
R***i*a
MASA LALU
Posted on 09.47 by Jejak.pine
MASA LALU
1 Oct.
Sayang,memang dirimu bukan yang pertama bagiku.
Aku tahu itu.
Memang takdir menentukan bahwa kita dipertemukan sekarang.
Tapi,
itu bukan berarti bahwa akan ada yang lain setelah dirimu.
Sayang.. .
Izinkan aku awali dengan sebuah kata : " Insya Allah"
kau yang terakhir untukku.
Aku bukan berarti ragu atas kataku "kau yang terakhir" tapi dengan kata Insya Allah cintaku atas dasar karena Allah, aku selalu TEGUH bahwa kau yang terakhir.
Aku tak akan kecewakanmu.
1 Oct.
Sayang,memang dirimu bukan yang pertama bagiku.
Aku tahu itu.
Memang takdir menentukan bahwa kita dipertemukan sekarang.
Tapi,
itu bukan berarti bahwa akan ada yang lain setelah dirimu.
Sayang.. .
Izinkan aku awali dengan sebuah kata : " Insya Allah"
kau yang terakhir untukku.
Aku bukan berarti ragu atas kataku "kau yang terakhir" tapi dengan kata Insya Allah cintaku atas dasar karena Allah, aku selalu TEGUH bahwa kau yang terakhir.
Aku tak akan kecewakanmu.
Sabtu, 28 Desember 2013
mak aku kangen kau, aku kangen
Posted on 05.41 by Jejak.pine
Mak aku kangen kau,
Aku kangen
.jpg)
Sembilan tahun itu, sangat lah lama bagiku terlepas darimu.
Berumur sepuluh tahun mata ini tidak dapat melihat wajah lesu tiap hari darimu lagi. Garis tua telah ada diwajahmu pada hal umur saat itu mak belum pantas mendapatannya.
Tapi, demi anak-anakmu kau relakan itu semua.
Mak..!!!
Air bah itu telah merebut mu dariku.
Kau pergi di sertai oleh ayah dan saudara-saudaraku.
Kenapa begitu kejam itu?Apakah mak sudah bosan dengan tingkah laku anakmu atau Allah ingin mencukupkan penderitaanmu. Mungkin!!
Aku yakin orangtua tidak begitu terhadap anaknya kadang hanya Allah yang terlalu sayang pada mak untuk segera berada di sisiNya.
Masih jelas bunyi itu di telingaku.
Pada keadaan hening_senyap_diam.
Huu….hhhhuuu.huu.hhuuuuuh..huu………
Brakkk..
Brukk..
Brakk..
Brukkk..
Brukk...
Bunyi air itu menghapus ratakan semua yang ada dihadapannya.
Semua di gulung sertakan aku pun tidak terkecuali. Air amis itu juga masih terasa di perut ini.
Mak seandainya kau tau sungguh tersiksanya aku di dalam air.
Engkau pasti juga merasakan.
Hanya Allah lah tempat mengadu.
Mak!!
Aku belum tau sebenarnya ini adalah hari terakhir kita. Seandainya aku tau itu hari perpisahan kita semua. Ingin sekali pelukkan itu tidak akan ku lepaskan . aku ingin ikut denganmu.
Entahh,..
Hanya Allah yang tau bagaimana jalan hidup.
Mungkin hanya sampai di situ akhir kebersamaan kita mak.
Aku sudah ihklas engkau berada di sisiNya.
Aku akan selalu medoakan mu supaya mendapatkan tempat yang layak di sana. Amin!
Mak aku kangen sekali engkau.
Aku kangen
.jpg)
Sembilan tahun itu, sangat lah lama bagiku terlepas darimu.
Berumur sepuluh tahun mata ini tidak dapat melihat wajah lesu tiap hari darimu lagi. Garis tua telah ada diwajahmu pada hal umur saat itu mak belum pantas mendapatannya.
Tapi, demi anak-anakmu kau relakan itu semua.
Mak..!!!
Air bah itu telah merebut mu dariku.
Kau pergi di sertai oleh ayah dan saudara-saudaraku.
Kenapa begitu kejam itu?Apakah mak sudah bosan dengan tingkah laku anakmu atau Allah ingin mencukupkan penderitaanmu. Mungkin!!
Aku yakin orangtua tidak begitu terhadap anaknya kadang hanya Allah yang terlalu sayang pada mak untuk segera berada di sisiNya.
Masih jelas bunyi itu di telingaku.
Pada keadaan hening_senyap_diam.
Huu….hhhhuuu.huu.hhuuuuuh..huu………
Brakkk..
Brukk..
Brakk..
Brukkk..
Brukk...
Bunyi air itu menghapus ratakan semua yang ada dihadapannya.
Semua di gulung sertakan aku pun tidak terkecuali. Air amis itu juga masih terasa di perut ini.
Mak seandainya kau tau sungguh tersiksanya aku di dalam air.
Engkau pasti juga merasakan.
Hanya Allah lah tempat mengadu.
Mak!!
Aku belum tau sebenarnya ini adalah hari terakhir kita. Seandainya aku tau itu hari perpisahan kita semua. Ingin sekali pelukkan itu tidak akan ku lepaskan . aku ingin ikut denganmu.
Entahh,..
Hanya Allah yang tau bagaimana jalan hidup.
Mungkin hanya sampai di situ akhir kebersamaan kita mak.
Aku sudah ihklas engkau berada di sisiNya.
Aku akan selalu medoakan mu supaya mendapatkan tempat yang layak di sana. Amin!
Mak aku kangen sekali engkau.
Minggu, 15 Desember 2013
kovariansi peubah acak
Posted on 06.36 by Jejak.pine
Definisi 3.4 Kovarians
Jika X dan Y dua peubah acak bebas dengan rataan dan , maka kovarians peubah acak X dan Y didefinisikan sebagai
Teorema 3.2 Kovarians
Jika X dan Y dua peubah acak bebas dengan rataan dan , maka kovarians peubah acak X dan Y dapat ditentukan dengan
Bukti:
Contoh 3.9
Dimas mengambil 2 buah pensil secara acak dari sebuah kotak yang berisi tiga pensil warna biru, dua warna merah dan tiga warna kuning. Jika X menyatakan pensil warna biru dan Y warna yang diambil, hitunglah kovariansi dua peubah tersebut!
Solusi:
Distribusi pelang gabungannya sebagai berikut:
X
Y 0
1
2
0
1
2
Sehingga (lihat nilai harapan peubah acak gabungan X dan Y)
Jadi
Contoh 3.10
TEntukan kovariansi peubah acak X dan Y yang fungsi padat peluang gabungannya dinyatakan sebagai
dan sehingga
ANALISIS KOVARIANSI
Analisis Kovariansi merupakan suatu analisis statistika untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas terhadap variable terikat dengan memperhatikan satu atau lebih variable konkomitan.
Model Analisis Kovariansi dengan Satu variabel bebas dan satu variabel konkomitan disajikan sebagai berikut :
dengan
Yij : Variabel terikat pada perkaluan ke i, amatan ke-j
Xij : Variabel konkomitan pada perkaluan ke i, amatan ke-j
: koefisien regresi
τi : pengaruh perkaluan ke i
ij : Galat ~ NID(0,2)
Langkah-langkah Uji :
1. Formulasikan Hipotesis
Ho : τi = 0 Untuk Setiap i = 1,2,….k
H1 : Paling sedikit ada satu τi 0
2. Tentukan tingkat signifikan ( )
3. Tentukan Statistik Uji
F = ~ F( ; k-1 ; N-k-1)
4. Komputasi
Perlakuan Total
A1 A2 ... Ak
X Y X Y … X Y X Y
Data
Amatan X11
X12
...
Y11
Y12
...
X21
X22
...
Y21
Y22
...
Xk1
Xk2
...
Yk1
Yk2
...
Total X1●
Y1●
X2●
Y2●
Xk●
Yk● X●● Y●●
5. Tentukan Tabel ANAVA
SV db JK RK F
Regresi 1 JKR
Perlakuan k-1 JKP RKP=JKP/(k-1) F =RKP/RKG
Galat N-k-1 JKG RKG=JKG/(N-k-1) -
Total N-1 JKT - -
6. Daerah Kritik
F;k-1;N-k-1
DK : { F | F > F;k-1;N-k-1 }
7. Keputusan Uji
Ho ditolak jika F DK
8. Kesimpulan
Contoh :
Peneliti ingin mengetahui apakah ketiga metode mengajar, yaitu metode A, B dan C mempunyai efek yang sama dalam pembelajaran matematika pokok bahasan bangun ruang. Ketiga metode tersebut dicobakan kepada tiga kelas, yaitu kelas IA (untuk metode A), kelas IB (untuk metode B) dankelas IC (untuk metode C). Akan tetapi seperti yang sudah diketahui bahwa nilai siswa untuk pokok bahasan bangun ruang tidak lepas dari kemampuan siswa pada pokok bahasan bangun datar. Untuk keperluan tersebut dari masing-masing kelas diambil secara random sejumlah anak, dan hasilnya adalah sebagai berikut :
Metode A Metode B Metode C
X Y X Y X Y
Data
Amatan 60
80
75
50
60
40
90
100
55
65 80
90
80
60
60
55
70
90
65
65 50
60
90
70
65
40
35
50
80 40
60
60
60
55
60
50
50
70 70
70
80
75
65
55
40
90
80
70 75
70
90
75
70
60
55
80
80
75
Jawab
5. Formulasikan Hipotesis
Ho : τi = 0 Untuk Setiap i = 1,2,3
H1 : Paling sedikit ada satu τi 0
6. Tentukan tingkat signifikan (=5% )
7. Tentukan Statistik Uji
F = ~ F(5% ; 2 ; 25)
8. Komputasi
Metode A Metode B Metode C Total
X Y X Y X Y X Y
Data
Amatan 60
80
75
50
60
40
90
100
55
65 80
90
80
60
60
55
70
90
65
65 50
60
90
70
65
40
35
50
80 40
60
60
60
55
60
50
50
70 70
70
80
75
65
55
40
90
80
70 75
70
90
75
70
60
55
80
80
75
Total 675 715 540 505 695 730 1910 1950
= 8003,45 – 468,45 = 7535
= 4579,31 – 1627,92 = 2951,39
= 4368,97 – 866,47 = 3502,5
=4579,31
9. Tentukan Tabel ANAVA
SV db JK RK F
Regresi 1 2384,96
Perlakuan 2 871,03 435,515 8,228
Galat 25 1323,32 52,933 -
Total 28 4579,31 - -
10. Daerah Kritik
F5%,2,25 = 3,38
DK : { F | F > F5%,2,25 =3,38}
11. Keputusan Uji
Ho ditolak jika F DK
12. Kesimpulan
Karena maka H0 ditolak, sehingga metode mengajar berpengaruh terhadap prestasi.
Langganan:
Postingan (Atom)




